BERAU, Global-satu.com – Aksi percobaan perampokan berdarah menggemparkan warga di kawasan Jalan Bujangga, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Seorang pria paruh baya berinisial R menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK) setelah berupaya memastikan keamanan rumahnya dari penyusup.
Berdasarkan keterangan dari salah seorang wanita yang merupakan kerabat korban, peristiwa bermula saat R baru saja tiba di kediamannya bersama istri dan anaknya. Kecurigaan muncul ketika R mendapati jendela rumahnya sudah dalam keadaan terbuka lebar.
Merasa ada yang tidak beres, R memutuskan untuk masuk terlebih dahulu guna mengecek situasi di dalam, sementara anak dan istrinya diminta menunggu di luar rumah. Namun, keputusan tersebut berujung petaka. Saat R melangkah masuk ke dalam kamar, pelaku yang diduga sudah bersembunyi di kegelapan langsung melayangkan senjata tajam ke arah korban.
Akibat serangan mendadak tersebut, R menderita luka tikaman serius di bagian pinggang belakang. Dalam kondisi terluka parah, ia masih sempat berteriak histeris untuk memperingatkan sang istri agar tidak ikut masuk ke dalam rumah.
“Saat suaminya didalam, istrinya dengar suaminya teriak, Jangan masuk, aku ditikam ini,” ucap kerabat korban tersebut.
Lebih lanjut, Mendengar teriakan memilukan tersebut, istri R tidak tinggal diam. Alih-alih menyelamatkan diri, ia justru nekat merangsek masuk ke dalam rumah demi menyelamatkan suaminya. Ia bahkan sempat terlibat kontak fisik dan memukul pelaku. Terdesak oleh perlawanan tersebut, pelaku akhirnya memilih melarikan diri melalui gang sempit menuju arah Jalan Prapatan.
Istri korban sempat berusaha mengejar dan melihat pelaku sempat menyambar sebuah kunci motor sebelum menghilang di kegelapan gang-gang kecil kawasan Jalan Bujangga. Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong segera berkerumun dan berusaha membantu pengejaran secara spontan, namun pelaku berhasil hilang tanpa jejak.
Setelah aparat kepolisian dari jajaran Polres Berau tiba di lokasi kejadian, istri korban memberikan keterangan penting. Ia menyebutkan bahwa pelaku diduga membawa sepeda motor yang diparkir tidak jauh dari rumah mereka. Namun, ironisnya, saat warga dan polisi melakukan penyisiran di lokasi yang dimaksud, motor yang dicurigai milik pelaku tersebut sudah tidak ditempat.
Hingga berita ini diturunkan, korban R telah dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan.
Indra/rdk
.
.
.




