banner 728x250.

Sutami Dorong Perusda Maksimalkan Potensi Sektor Pangan untuk PAD Berau

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 665 kali

BERAU, Global-satu.com – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyoroti besarnya potensi sektor pangan sebagai sumber baru peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia mendorong Perusahaan Daerah (Perusda) untuk lebih fokus mengembangkan komoditas unggulan seperti jagung dan kakao.

Menurut Sutami, sektor pertanian memiliki prospek cerah jika dikelola secara serius dan profesional. Selama ini, potensi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal oleh Perusda.

“Dari pengamatan kami, potensi bisnis di sektor pertanian memiliki prospek menjanjikan jika dikelola secara serius dan profesional,” ujar Sutami.

Ia menekankan jagung sebagai salah satu peluang paling realistis dalam jangka pendek. Pengelolaan sekitar 100 hektare lahan berpotensi menghasilkan pendapatan hingga miliaran rupiah hanya dalam waktu tiga hingga enam bulan.

“Apalagi jika pengembangan diperluas hingga ratusan hektare, dampak ekonomi yang dihasilkan diyakini akan semakin signifikan bagi daerah,” tambahnya.

Sutami juga menyoroti pentingnya perbaikan manajemen internal Perusda. Ia menilai beban kerja yang masih terpusat pada direksi membuat pengembangan usaha berjalan kurang maksimal.

“Sekarang masih terlihat semua beban ada di direktur. Ke depan harus ada pembagian fokus dan bidang kerja yang jelas agar pengembangan usaha bisa berjalan lebih efektif,” tegasnya.

Selain jagung, komoditas kakao juga dinilai memiliki peluang besar. Sektor ini tidak hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

“Kalau usaha ini dijalankan dengan serius, hasilnya tidak hanya untuk PAD, tapi juga bisa menyerap tenaga kerja lokal. Ini akan memberi manfaat ganda bagi daerah,” tambahnya.

Sutami berharap Perusda dapat menyusun strategi jangka panjang yang matang agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Ia menekankan diversifikasi usaha ke sektor pangan untuk mengurangi ketergantungan pada sektor tambang.

“Kita harus mulai beralih dari ketergantungan pada batu bara dan sawit. Sektor pangan seperti jagung dan kakao bisa menjadi tumpuan ekonomi baru Berau jika dikelola dengan baik,” pungkas Sutami.

Indra/RDK/ADV