banner 728x250.

DPRD Berau Perketat Pengawasan LPG Subsidi, Cegah Kelangkaan dan Lonjakan Harga Jelang Ramadan

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 818 kali

Berau, Global-satu.com – Pengawasan distribusi LPG subsidi tiga kilogram menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Berau. Kelangkaan serta lonjakan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dinilai kerap merugikan masyarakat, terutama menjelang Ramadan saat kebutuhan rumah tangga meningkat.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi, menegaskan bahwa pengawasan LPG subsidi merupakan langkah strategis. Pasalnya, gas melon menjadi kebutuhan dasar bagi rumah tangga kecil maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kelangkaan LPG sering terjadi di lapangan. Peran pemerintah sangat vital untuk menjaga kestabilan harga karena banyak faktor yang memengaruhi distribusi,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa subsidi LPG 3 kilogram diberikan negara bagi masyarakat yang berhak. Oleh karena itu, pengawasan harus diperketat guna mencegah penyalahgunaan oleh oknum yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan.

Sebelumnya, keluhan warga terkait harga LPG yang melambung jauh di atas HET sempat mencuat di sejumlah wilayah di Kabupaten Berau. Kondisi tersebut diduga dipicu distribusi yang tidak terkendali serta lemahnya pengawasan di tingkat agen maupun pengecer.

Meski mendorong tindakan tegas terhadap pelanggaran harga, DPRD menekankan bahwa penegakan aturan harus dilakukan secara profesional, terukur, serta mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha.

DPRD juga meminta pemerintah daerah memastikan pengawasan dilakukan berdasarkan data dan fakta di lapangan. Selain itu, sosialisasi terkait aturan HET dinilai penting agar pelaku usaha memahami batas harga yang telah ditetapkan.

Penindakan, lanjut Ichsan, harus menjadi langkah terakhir setelah proses pembinaan dilakukan dan masih ditemukan pelanggaran. Pendekatan ini dinilai penting agar kebijakan tidak menimbulkan kepanikan distribusi maupun gangguan pasokan di tengah masyarakat.

Dengan meningkatnya kebutuhan selama Ramadan, DPRD Berau menilai pengawasan rutin dan insidental harus berjalan beriringan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan LPG subsidi tetap aman bagi masyarakat yang berhak.

Indra/Rdk/Adv