Berau, Global-satu.com β Udara pagi yang masih sejuk belum sepenuhnya hilang ketika ribuan peserta mulai memadati area start. Tepat pukul 06.00 Wita, Sabtu (14/02/2025), semangat 3.730 runner dilepas dalam ajang Berau Coal Run 2026 yang digelar oleh PT Berau Coal.
Event ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N). Namun lebih dari sekadar seremoni tahunan, kegiatan ini menjelma menjadi ruang kebersamaan sekaligus kampanye membudayakan hidup sehat bagi karyawan dan masyarakat Kabupaten Berau.

Antusiasme peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, hingga luar Pulau Kalimantan. Sejak sebelum garis start dibuka, lautan jersey olahraga sudah memenuhi lokasi kegiatan, menandai tingginya gairah masyarakat terhadap tren hidup aktif.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Berau Coal, Feri Indrayana, menyebut tahun ini menjadi momentum spesial setelah dua tahun kegiatan serupa absen. Jika sebelumnya hanya menghadirkan kategori 5 kilometer, kini panitia menambah kategori baru sebagai respons atas masukan dan tingginya minat para pecinta lari di Bumi Batiwakkal.
βAlhamdulillah, antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Lebih dari 3.700 peserta terdaftar. Kuota yang tersedia bahkan terasa belum cukup menampung semangat yang begitu besar. Ini menunjukkan masyarakat Kabupaten Berau memiliki niat, komitmen, dan perilaku yang tinggi untuk hidup sehat,β ujarnya.

Ia menegaskan, Berau Coal Run 2026 selaras dengan komitmen perusahaan dalam mengedepankan prinsip sehat dan selamat di setiap aktivitas pekerjaan. Melalui momentum BK3N, perusahaan ingin menanamkan budaya keselamatan tidak hanya di lingkungan kerja, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Feri juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh peserta dapat menyelesaikan lomba dalam kondisi sehat tanpa ada yang harus dievakuasi. Apresiasi disampaikan kepada pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, sponsor, panitia, bintang tamu, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Tak kalah menarik, puluhan pelaku UMKM lokal turut ambil bagian meramaikan area acara. Stan-stan kuliner dan produk lokal menjadi daya tarik tersendiri, menghadirkan perputaran ekonomi yang terasa langsung di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai kegiatan ini sangat positif dan memberi dampak luas bagi daerah. Ia bahkan mendorong agar ke depan pelaksanaannya bisa dikemas lebih besar lagi.
βKalau bisa digelar di lokasi wisata seperti Biduk-Biduk atau Maratua agar pariwisata kita semakin dikenal,β katanya.
Ia juga berharap jumlah UMKM yang dilibatkan semakin banyak sehingga manfaat ekonominya semakin terasa.

Sementara itu, Jefri Julian, runner sekaligus official pacer, mengaku terkesan dengan kemeriahan acara tahun ini. Menurutnya, tren lari yang sedang digandrungi masyarakat menjadi momentum tepat untuk terus menghadirkan event serupa.
βLari memang sedang jadi tren. Ini langkah yang bagus dan saya berharap ke depan bisa digelar lagi dengan kategori yang lebih banyak diperlombakan,β tuturnya.
Indra/Rdk/Adv
.
.
.




