banner 728x250.

DPRD Berau Ingatkan Industri Sawit soal Ancaman Limbah Lingkungan

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 742 kali

BERAU,Global-satu.com – Industri kelapa sawit kembali mendapat sorotan. Kali ini, bukan terkait produktivitas atau harga TBS, melainkan peringatan keras dari Anggota Komisi II DPRD Berau, Fasra Wisono, mengenai potensi kerusakan lingkungan akibat pengelolaan limbah yang tidak dilakukan secara benar.

Fasra mengatakan, keberadaan pabrik sawit di wilayah produksi seperti Kecamatan Segah memang membawa dampak ekonomi yang signifikan. Industri ini menciptakan lapangan kerja, mendorong kegiatan perkebunan, dan menambah pendapatan daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa manfaat tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Perusahaan tidak bisa hanya mengejar produksi. Ada kewajiban besar untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.

Salah satu aspek yang disoroti adalah limbah cair pabrik sawit. Jika tidak diolah sesuai standar, limbah ini dapat mencemari tanah dan sungai, bahkan mengancam kesehatan masyarakat di sekitar lokasi. Fasra menekankan bahwa dampak pencemaran bukan hanya merusak kualitas lingkungan, tetapi juga dapat mempengaruhi mata pencaharian petani yang bergantung pada air bersih dan tanah subur.

Ia juga meminta pemerintah daerah meningkatkan fungsi pengawasan. Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan secara konsisten melalui inspeksi lapangan dan evaluasi berkala agar potensi pelanggaran bisa dicegah sejak awal.

“Pengawasan tidak boleh sekadar formalitas. Harus ada tindakan nyata demi mencegah kerusakan lingkungan,” tegasnya.

Fasra berharap peringatan ini dapat menjadi momentum bagi para pelaku industri untuk lebih serius menerapkan pengelolaan limbah yang berkelanjutan agar aktivitas produksi tetap berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan.

Indra/adv