banner 728x250.

DPRD Berau Dorong Optimalisasi Pariwisata sebagai Motor Ekonomi Berkelanjutan

banner 728x250. banner 728x250.
Dilihat: 797 kali

Berau, Global-Satu.com  — DPRD Kabupaten Berau mendesak percepatan pengelolaan pariwisata dan ekonomi kreatif agar menjadi pilar penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menekankan perlunya langkah nyata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk mengubah potensi pariwisata menjadi peluang ekonomi nyata. Pernyataan itu disampaikan Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyusul evaluasi internal yang menemukan sejumlah potensi belum dikelola optimal.

“Kita punya kekayaan alam dan budaya luar biasa, namun pengelolaannya belum menyeluruh. Pengembangan pariwisata bukan sekadar promosi, tapi mesti ditunjang SDM, destinasi yang terkelola, dan infrastruktur pendukung,” kata Dedy saat ditemui di kantor DPRD, Jumat (14/6/2025).

Menurut Dedy, strategi pengembangan harus terintegrasi: pembenahan destinasi unggulan, peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, serta pembangunan fasilitas publik yang menunjang kenyamanan wisatawan. Ia meminta Disbudpar menyusun road-map implementasi yang jelas dan terukur dalam jangka pendek hingga menengah.

DPRD juga mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam setiap tahap pengembangan, agar manfaat ekonomi langsung dirasakan warga. “Libatkan pelaku lokal dalam pengelolaan homestay, pemandu, bahkan kuliner khas. Ini penting agar nilai tambah tidak keluar dari daerah,” tambahnya.

Selain itu, disinggung perlunya kolaborasi lintas OPD dan sektor swasta untuk mempercepat promosi dan investasi. Dedy menilai sinergi dengan pengusaha pariwisata serta platform promosi digital dapat membuka akses pasar lebih luas, termasuk wisatawan mancanegara.

DPRD berharap Disbudpar segera mempresentasikan program prioritas—termasuk pelatihan SDM, peningkatan fasilitas, dan skema insentif bagi pelaku ekonomi kreatif—paling lambat dalam beberapa minggu mendatang. Dengan langkah terukur, Berau diharapkan mampu menempatkan pariwisata sebagai lokomotif perekonomian daerah.

Indra/Rdk/Adv