BERAU, Global-Satu.com – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyoroti pengelolaan limbah medis di fasilitas layanan kesehatan sebagai salah satu aspek penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau.
Menurutnya, perhatian terhadap limbah medis tidak kalah penting dibanding pembangunan fasilitas rumah sakit atau puskesmas. Ia menegaskan, pengolahan limbah medis harus dilakukan sesuai standar agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun keresahan masyarakat.
“Pengelolaan limbah medis ini tidak boleh diabaikan. Kalau tidak ditangani dengan benar, bisa menimbulkan dampak lingkungan dan keluhan dari masyarakat sekitar,” ujar Sumadi, Senin (10/6/2025).
Sumadi mengingatkan, buruknya pengelolaan limbah medis dapat memicu kritik, terutama dari warga yang tinggal di sekitar rumah sakit atau puskesmas. Ia meminta instansi terkait untuk lebih memperhatikan aspek kebersihan dan sanitasi sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan.
“Jangan sampai kita lengah dan justru menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap pengawasan terhadap pengelolaan limbah medis dilakukan secara rutin, termasuk memastikan prosedur pemusnahan limbah berbahaya diterapkan konsisten. DPRD Berau, lanjut Sumadi, siap mendorong peningkatan anggaran maupun regulasi pendukung demi optimalisasi sektor kesehatan.
Indra/Rdk/Adv
.
.
.




