Berau, Global-satu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berencana melelang sejumlah kendaraan dinas yang sudah tidak lagi digunakan alias dalam kondisi “grounded”. Langkah ini mendapat atensi dari Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangunsong, yang menilai kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran.
Menurut Rudi, kendaraan dinas yang sudah tua dan tidak lagi efisien hanya akan membebani keuangan daerah jika terus dipertahankan. Biaya perawatan yang tinggi tidak sebanding dengan manfaat operasional yang diberikan.
“Jika OPD terkait ingin melelang kendaraan dinas, mereka harus menelaah secara cermat mana kendaraan yang masih layak digunakan dan mana yang memang sudah tidak efisien. Apalagi kondisi keuangan negara saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya, Senin (07/04/2025).
Ia menambahkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran memang sedang menjadi perhatian banyak organisasi perangkat daerah (OPD), terlebih setelah adanya pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah.
“Efek efisiensi anggaran ini membuat banyak OPD mempertimbangkan pelelangan kendaraan tuanya. Tapi tetap, program-program pelayanan masyarakat harus berjalan maksimal,” tegasnya.
Meski mendukung langkah pelelangan, Rudi juga mengingatkan agar OPD tidak tergesa-gesa dalam menentukan kendaraan yang akan dilepas. Ia menyarankan kendaraan yang masih memiliki potensi digunakan agar direparasi dan dilakukan perawatan berkala.
“Jadi harus ada perawatan dan uji kesehatan mesin secara rutin. Kita tahu, negara sedang kekurangan uang, jadi setiap aset harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tandasnya.
Ia berharap, lelang kendaraan ini dapat dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur, agar tidak menimbulkan permasalahan hukum maupun kerugian daerah di kemudian hari.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari penataan aset daerah sekaligus efisiensi yang sejalan dengan kondisi fiskal saat ini, tanpa mengganggu fungsi pelayanan publik yang menjadi prioritas utama.
(Indra/Rdk/Adv)
.
.
.




